Modal usaha memang penting, tapi memiliki uang saja tidak cukup untuk membuat keluarga prasejahtera bangkit. Tantangan terbesar justru datang dari situasi tak terduga: pendapatan menurun, anak butuh biaya sekolah, atau anggota keluarga sakit. Tanpa persiapan, semua itu bisa menggoyahkan ekonomi rumah tangga.

Kekuatan Pertemuan Mingguan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Mekaar tidak hanya memberikan pembiayaan tanpa agunan. Mereka juga mengadakan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) yang menjadi tempat para ibu belajar mengelola keuangan, mengembangkan usaha, dan saling mendukung. Kegiatan ini perlahan membentuk kebiasaan positif: dari disiplin membayar angsuran, menabung, hingga merencanakan keuangan keluarga.

Hasilnya? Sebuah riset dari BRI Research Institute tahun 2023 menunjukkan bahwa 69,2 persen nasabah ultra mikro PNM mengalami peningkatan ketahanan keuangan. Mereka tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga lebih siap menghadapi masa darurat. Bahkan, 48,1 persen responden kini memiliki ketahanan keuangan selama satu hingga dua bulan, jauh lebih baik dari sebelumnya yang hanya mampu bertahan satu hingga dua minggu.

Dampak Besar bagi Keluarga

Menurut Direktur Utama PNM, Kindaris, stabilitas keuangan memberi keluarga ruang untuk mengambil keputusan finansial yang lebih bijak. Mereka tidak perlu lagi tergoda pinjaman ilegal atau menjual aset produktif saat terdesak. Usaha tetap berjalan, kebutuhan pangan terpenuhi, dan pendidikan anak pun terjaga.

“Keluarga memiliki kesempatan mempertahankan usahanya, memenuhi kebutuhan pangan secara stabil, hingga menjaga keberlangsungan pendidikan anak,” ujarnya. Lebih dari itu, anak-anak tidak perlu ikut bekerja karena ekonomi keluarga lebih kuat. Mereka bisa fokus sekolah dan tumbuh optimal.

Dari Keluarga Kuat ke Ekonomi Nasional

Ketahanan finansial jutaan rumah tangga ultra mikro juga berdampak pada perekonomian nasional. Rumah tangga dengan cadangan keuangan lebih mampu menjaga konsumsi saat ekonomi melambat, sehingga roda ekonomi di tingkat lokal tetap berputar. Inilah yang terus diupayakan PNM bersama Danantara: pembiayaan yang tidak sekadar memberi modal, tetapi juga membangun ketahanan jangka panjang.

Dengan model pembiayaan plus pemberdayaan, akses modal bukan lagi sekadar penyaluran dana. Ia menjadi awal perubahan perilaku finansial, peningkatan kapasitas usaha, dan lahirnya keluarga Indonesia yang mandiri dan tangguh menghadapi masa depan.

Reporter: Maya Handayani